MENJADI YANG TERDAHULU

“Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu

dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir.”

(Mat. 20:16)

Derek Redmond adalah atlet lari pemegang rekor nasional Inggris untuk lari 400 meter. Pada Olimpiade Barcelona 1992, peristiwa buruk terjadi. Setelah memimpin sejauh 150 meter, Redmond mengalami cedera hamstringOfficial team segera menghampiri Redmond dan memintanya untuk keluar lintasan. Namun, Redmond bangkit dan berusaha terus berjalan walau dengan langkah yang terpincang-pincang. Redmond akhirnya bisa mencapai garis finis dengan dibantu sang ayah meski jauh di belakang pelari lainnya. Di mata 65.000 penonton Derek Redmond adalah yang terdepan karena perjuangannya.

Dalam bacaan hari ini, seorang tuan mencari pekerja untuk kebun anggurnya dengan kesepakatan upah sedinar sehari. Datanglah para pekerja. Ada yang mulai bekerja pagi-pagi sekali, ada yang mulai jam 9, 12, 3 sore, dan 5 sore. Saat pembagian upah, timbul protes dari pekerja yang mulai lebih awal karena sang tuan memberi upah yang sama untuk semua pekerja. Pemberian upah sepenuhnya adalah hak sang tuan yang sudah memberikan kesempatan bagi semua orang untuk bekerja di ladangnya. Bagi sang tuan, hal utama bukanlah seberapa besar yang sudah dilakukan, melainkan hati tulus untuk bekerja.

Youth, hidup adalah anugerah. Tanpa sadar, kita sering menuntut lebih dari yang sudah kita terima karena merasa pantas mendapatkannya. Ingatlah bahwa Tuhanlah yang berkuasa menentukan segalanya. Marilah kita berkarya dengan hati tulus dan kesungguhan agar berkenan di hati-Nya. Sama seperti Derek Redmond menjadi yang terdepan di hati penonton, kiranya kita menjadi yang terdepan karena hidup kita berkenan kepada-Nya.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2017/09/24/