SIAP MENERIMA TEGURAN

” Dia yang telah berfirman kepada mereka ….

Tetapi mereka tidak mau mendengarkan.

(Yes. 28:12)

 

 

Kita tentunya sudah tahu bahwa kebanyakan orang cenderung cepat merasa tersinggung ketika mereka ditegur atau bahkan sekadar diingatkan. Pada masa remaja dan pemuda, seseorang mudah tersinggung dan melawan ketika diingatkan orangtuanya, gurunya, atau orang-orang yang lebih tua dari mereka. Itu sebabnya tidak sedikit orang yang lari dari keluarganya ketika ditegur. Mereka merasa sakit hati ketika mendapat teguran.

 

 

Alkitab juga mencatat banyak teguran Tuhan. Tuhan tidak bermaksud untuk menyiksa atau melukai manusia dengan teguran-Nya. Sebaliknya, teguran Tuhan bertujuan untuk kebaikan manusia itu sendiri. Namun, manusia sering kali sulit menerima teguran secara positif. Bacaan Alkitab hari ini mengungkapkan bahwa teguran Tuhan melalui Yesaya tidak dihiraukan bahkan menjadi olok-olokan bangsa Yehuda. Yesaya bereaksi dan menyampaikan bahwa Tuhan sudah cukup sabar dan penuh kasih terhadap bangsa Yehuda. Namun, mereka tidak berhenti berbuat jahat. Karena mereka tidak mengindahkan teguran Tuhan, maka hukuman Tuhan terhadap Yehuda akan datang melalui penindasan Asyur.

 

 

Youth, bersyukurlah jika Tuhan menegur kita! Tuhan menegur kita karena Dia mengasihi dan memperhatikan kita. Tuhan menegur kita lewat banyak hal. Tuhan dapat menegur kita melalui firman Tuhan yang disampaikan dalam kebaktian dan melalui nasihat seseorang. Apa pun bentuknya, semua itu bertujuan baik. Teguran mengarahkan kita kembali pada kehendak Tuhan. Oleh karena itu, berbahagialah ketika kita harus menerima teguran. Sikapilah setiap teguran dengan benar dan bijaksana!

 

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/06/07/