MENYIMAK DARI PADA MENDENGAR

” Pasanglah telingamu dan dengarkanlah

amsal-amsal orang bijak,

berilah perhatian kepada pengetahuanku. “

(Amsal 22:17)

 

Teens, mendengarkan adalah suatu proses yang penting dalam proses belajar. Jika kita ingin meraih hasil yang baik dalam belajar, maka kita harus melewati proses itu. Namun rupanya mendengar saja tidak cukup, sebab dalam pembelajaran kita juga membutuhkan telinga dan mata. Kita harus memaksimalkan segala indra agar materi tersebut dapat kita pahami dan mengerti, bukan hanya sekadar kita ingat. Proses itulah yang disebut dengan “menyimak.” Melalui proses menyimak, kita memberikan perhatian secara utuh terhadap proses pembelajaran yang terjadi.

 

Teens, firman Tuhan dalam Kitab Amsal hari ini mengajak kita untuk tidak hanya menggunakan telinga (mendengar), namun juga perhatian (menyimak) agar kita memahami segala sesuatu dengan lebih baik lagi. Dalam menyimak, kita menggunakan bukan hanya telinga, namun juga mata. Kita harus memusatkan segenap perhatian dan hati untuk mencintai dan menikmati setiap pelajaran yang disampaikan. Dengan demikian kita bisa fokus dalam memahami informasi yang disampaikan. Ajaran hikmat untuk menyimak bukan petuah basi, namun sangat berguna bagi masa kini. Di era digital yang multidimensi dan semakin maju ini, tingkat perhatian, konsentrasi dan interaksi kita justru semakin menurun. Kita lebih sibuk menunduk dan menikmati kesenangan kita yang justru berujung pada kemalasan dan kejenuhan dalam belajar. Namun, hal tersebut dapat teratasi, salah satunya jika kita meluangkan waktu kita untuk menyimak setiap pembelajaran dan pendidik di sekitar kita.

 

Teens, jika kita ingin memperoleh hasil belajar yang lebih baik lagi dari sekarang, marilah kita mencoba untuk menyimak dan memperhatikan setiap pelajaran dan setiap hal yang ditanamkan bagi kebaikan kita.

Sumber : http://www.ykb-wasiat.org/2018/06/25/