NASIHAT ORANG TUA

” Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu,

dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu

sebab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu,

dan suatu kalung bagi lehermu. “

(Amsal 1:8-9)

 

“Kasih orangtua sepanjang masa.” Ungkapan populer itu mengungkapkan betapa besar cinta orangtua yang diberikan kepada kita, anak-anaknya. Kasih yang orangtua berikan bagi kita tidak akan pernah lekang oleh waktu, Teens. Salah satu bentuk nyata dari kasih orangtua tersebut adalah didikan dan nasihat yang mereka berikan, agar anak-anak mereka menjadi pribadi yang tangguh dan siap dalam menghadapi kehidupan ini. Namun sayangnya, sebagai anak, kita sering kali menganggap bahwa nasihat orangtua terlalu membosankan dan tidak berguna sehingga kita malas untuk melakukannya.

 

Teens, kali ini penulis Kitab Amsal meneguhkan kembali pentingnya peranan orangtua di dalam proses pendidikan. Selain guru kita yang ada di sekolah, orangtua juga merupakan guru yang kita temui di dalam keseharian kita. Mereka berperan dalam pembentukan diri kita melalui nilai-nilai yang mereka tanamkan di dalam kehidupan. Begitu berharganya peranan orangtua, sehingga didikan dan ajaran mereka seperti kalung dan karangan bunga yang merupakan gambaran dari mahkota kemuliaan (Amsal 4:9). Kalung dan karangan bunga merupakan hiasan mulia dan indah yang biasa digunakan oleh orang muda Israel pada masanya. Pesan itu mengandung makna bahwa manfaat dari didikan dan ajaran yang diberikan oleh orangtua, berguna untuk membentuk kehidupan yang indah, mulia, bahkan terhormat bagi seorang anak di mana pun ia berada. Teens, nasihat dan ajaran yang orangtua kita berikan harus kita sikapi dengan baik dan bijaksana. Kita harus mensyukurinya karena nasihat tersebut sangatlah berharga bagi kehidupan kita kini dan seterusnya. Yakinlah bahwa setiap nasihat yang diberikan punya maksud dan tujuan yang baik, oleh karena itu perhatikanlah dan taat.

 

Sumber : http://www.ykb-wasiat.org/2018/06/02/