KURANG PERCAYA

“Karena kamu kurang percaya.”

(Mat. 17:20)

 

Pernahkah kamu merasa kecewa karena kamu tidak bisa menolong temanmu yang sedang membutuhkan pertolonganmu, padahal kamu memiliki kemampuan untuk menolongnya? Para murid Tuhan Yesus pernah mengalaminya.

 

Setelah Tuhan Yesus kembali dari atas gunung, para murid bertanya kepada-Nya mengapa mereka tidak dapat menyembuh­kan anak yang menderita sakit ayan (ay. 19), padahal mereka sudah diberikan kuasa untuk menyem­buhkan. Tuhan Yesus menjawab mereka, kata-Nya, “Karena kamu kurang percaya” (ay. 20). Masalahnya ternyata bukan pada kuasa yang mereka miliki, tetapi pada diri mereka sendiri. Para murid bukannya tidak percaya sama sekali pada kuasa Tuhan yang telah diberikan pada mereka, melainkan mereka kurang percaya; kurang beriman. Tuhan Yesus lalu menyampaikan sebuah perumpamaan untuk menjelaskan tentang iman. Iman diumpamakan seperti biji sesawi. Biji sesawi adalah biji yang paling kecil dari segala je­nis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, dia menjadi pohon yang besar. Melalui perumpamaan ini Tuhan Yesus menyatakan bahwa jika kita percaya dan beriman, meskipun hanya sebesar biji se­sawi, namun iman kepada Allah itu pasti mampu mengerjakan mukjizat.

 

Youth, bagaimana dengan kita, apakah selama ini kita sudah beriman kepada Tuhan dengan segenap hati kita? Jika belum, mari kita datang pada Tuhan dan memohon agar Tuhan menguatkan iman kita. Yakinlah, Tuhan akan menganugerahkan iman sejati kepada kita.

 

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/09/12/