BUKAN KAR’NA UPAHMU

” Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman

dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.”

(Rm. 3:28)

 

 

Bukan kar’na upahmu dan bukan kar’na ke­bajikan hidupmu.

Bukan persembahanmu dan bukan pula ha­sil perjuanganmu.

Allah mengampuni kesalahan umat-Nya, oleh kar’na kemurahan-Nya.

Melalui pengorbanan Putra Tunggal-Nya dite­bus-Nya dosa manusia.

Bersyukur, hai bersyukur, kemurahan-Nya pujilah!

Bersyukur, hai bersyukur selamanya!

 

Lirik di atas diambil dari lagu “Bukan Kar’na Upahmu” yang ada dalam buku nyanyian Pelengkap Kidung Jemaat nomor 265. Mengingatkan kita pada firman yang kita baca hari ini bahwa semua orang telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Oleh kematian Kristus di atas kayu salib kita ditebus dari dosa. Bukan karena ketaatan kita melakukan hukum Taurat tetapi oleh kasih karunia Allah. Kita yang beriman kepada-Nya dibenar­kan dengan cuma-cuma. Karena itu tidak ada alasan untuk ber­megah melainkan hanya untuk bersyukur atas kemurahan-Nya.

 

Youth, sungguh kita harus bersyukur atas kemurahan Allah yang telah menganugerahkan keselamatan untuk kita. Jangan­lah kita bermegah sebab tanpa anugerah-Nya tidak mungkin kita dapat menebus dosa kita sendiri. Untuk itu marilah kita senantiasa mewujudkan syukur kita itu dengan beriman teguh kepada Tuhan dan menjalani hidup di dalam ketaatan, agar anugerah keselamatan yang telah diberikan Tuhan tidak menjadi sia-sia.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/11/02/