SANTUN

” Janganlah engkau keras terhadap orang yang tua ….”

(1Tim. 5:1)

 

Seorang ibu berkata, “Sedih sekali rasanya. Sembilan bulan aku mengandungnya. Sekarang bila anakku berbicara padaku, ia menggunakan nada yang tinggi dan kata-kata yang melukai hatiku.” “Anak-anak sekarang tak lagi punya kesantunan berbi­cara dengan orang yang lebih tua. Saat bi­asa saja mereka menganggap orang tua se­bagai kawan. Saat kami salah, mereka bisa membentak kami dan marah-marah. Kami bukan tidak mau dikoreksi, tetapi tolong caranya,” kata seorang bapak.

 

Timotius diingatkan Paulus untuk tetap bersikap baik pada orang-orang tua yang dijumpainya dalam pelayanan. Paulus berpesan agar tidak bersikap keras. Keras dalam bahasa Yunani, menggunakan kata epiplesso yang artinya tindakan keras yang melukai hati. Dalam pelayanan dan kehidupan tindakan koreksi atau sikap kritis pada orang yang lebih tua perlu dilakukan dengan santun. Tetaplah kri­tis, tetapi hormati, kasihi, dan berkomunikasilah dengan perkataan yang baik dan dengan nada yang lembut. Janganlah engkau melukai hatinya.

  

Youth, bersahabat dan dekat dengan orang-orang yang lebih tua dan bekerja bersama mereka adalah baik. Namun tetaplah menjaga sikap dan tutur kata yang penuh kasih dan hormat ke­pada mereka. Jagalah hati mereka agar tidak terluka oleh kita. Kritik dan pemberian pemahaman kepada mereka tidak harus dengan cara kasar dan melukai hati. Bimbinglah mereka dalam kelemahlembutan.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/youth-for-christ/