MEMBERIKAN YANG TERBAIK

” Mereka pun membuka tempat harta bendanya

dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya,

yaitu emas, kemenyan dan mur. “

(Mat. 2:11)

 

 

Ketika sahabat atau anggota keluarga kita merayakan momen istimewa seperti peringatan hari kelahiran, peringatan tanggal pernikahan atau peristiwa wisuda, biasanya akan disertai dengan pemberian kado-kado. Kado-kado itu tentu juga istimewa dan terbaik. Kita tentu tidak ingin memberikan barang biasa untuk orang-orang istimewa di momen istimewanya, bukan? Kita pasti akan mengusahakan agar memberi yang terbaik sebagai ungkapan sukacita kita.

 

Bacaan hari ini berbicara tentang orang-orang Majus yang mengunjungi bayi Yesus. Siapa mereka? Mereka disebut orang-orang bijak atau raja-raja dari Timur. Mereka adalah ahli astronomi (ilmu perbintangan), karenanya mereka tahu betul apa arti bintang yang nampak di Timur itu. Mereka rela meninggalkan kesibukannya dengan menempuh perjalanan yang sangat jauh untuk mencari bayi Yesus yang baru dilahirkan. Mereka membawa barang-barang yang istimewa berupa emas, kemenyan dan mur. Emas adalah lambang barang yang sangat mulia dan berharga. Kemenyan menunjukkan pujian dan penyembahan. Sedangkan, mur dapat diartikan sebagai lambang ketekunan. Orang Majus ini tidak memberikan sekadarnya, melainkan yang terbaik yang ada pada mereka sebagai persembahan dan pujian kepada Tuhan Yesus Kristus.

Ā 

Youth, sebagai pengikut Kristus, sudahkah kita memberikan yang terbaik bagi Dia? Tuhan sudah memberikan yang terbaik bagi kita, yakni nyawa-Nya sendiri. Oleh karena itu, mari kita berikan yang terbaik bagi Dia. Mari berikan waktu terbaik untuk berdoa dan beribadah kepada Dia. Mari berikan diri dan karya kita sebagai persembahan yang hidup bagi Tuhan.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2019/01/06/